Bermimpi, Berdo’a, Beramal dan Berikhtiar, 4 Pilar Bom Sukses

112

Banyak orang mengatakan belilah kesuksesan dengan berdo’a dan berikhtiar, saya rasa ini saja tidaklah tepat alias kurang mantap, padahal masih banyak yang lain yaitu bermimpi dan beramal, ikhtiar saja tanpa amal yah sama saja kurang strategi, amal tanpa ikhtiar yah sama saja bagaikan buat menu makanan, tapi sibuk dengan bahan bahannya, tapi cara membuatnya gak tahu, itu contoh konkritnya, hehehe,

Sehingga orang yang kerja pagi pulang malam, sedekah kagak, yah rezekinya segitu segitu saja, yakin deh apa kata saya, ini terbukti beberapa pengalaman riset saya, orang yang kerja pagi pulang petang, dan tidak pernah sedekah, dapatnya apa? dapatnya pinggang pegal pegal penghasilan pas pas pala pucing pucing. ITU dia, hehe, jangan ketawa dulu, ini fakta yang berbicara.

Semua cita-cita berasal dari mimpi atau impian, kemudian disertai dengan do’a kepada Allah, serta amal, dan diakhiri dengan ikhtiar. Itu bahkan sudah menjadi lumrah kehidupan manusia, hampir tidak ada impian yang tidak tercapai menggunakan jurus ke empat ini, ia bagaikan pilar bom sukses untuk diri anda, meledak disaat anda benar benar membutuhkan kesuksesan itu. Pilar ini sering dilupakan oleh orang-orang, yang teringat hanyalah berdoa dan ikhtiar, padahal itu saja tentulah kurang. Harus disertai dengan mimpi dan amal.

DREAM, mimpilah sesuka hati anda, bukankah mimpi itu gratis dan simple, saya juga dahulu punya mimpi atau impian yang besar walaupun saat itu saya tidak tahu apakah saya bisa mengejar mimpi saya itu, tapi saya mulai dengan sesuatu yang kecil, pada saat itu saya punya impian buka restoran, tapi saya mulai dari jualan kerupuk kecil-kecilan untuk dikirimkan ke kost kostan didaerah Pogung Yogyakarta. Impian boleh besar, walaupun dimulai dari sesuatu yang kecil, tapi ingat action juga harus besar. Ini yang disebut dengan bermimpi besar.

Bermimpi besar akan memudahkan semangat kita, bermimpi besar akan merekam segala sumber di otak bawah sadar kita, sehingga memudahkan segala hal, coba kita lihat beberapa contoh orang yang bermimpi besar, adalah Soekarno yang selalu bermimpi untuk kemerdekaan Indonesia, disertai dengan do’a dan darah, Allah kabulkan do’anya, sehingga terjadi kemerdekaan Indonesia, walaupun pada saat itu kondisi Indonesia belum layak untuk merdeka, namun bukankah merdeka itu sangatlah simple, tinggal anda mengucapkan kata MERDEKA MERDEKA, Indonesia sudah merdeka, iya kan? Lalu bagaimana dengan kekurangannya? Tenang, Itu bisa diatur dalam tempo sesingkat-singkatnya. Betul?hehe.

PRAY. Lanjut ke do’a, berdo’alah semampu anda, berdo’a sesuaikan dengan kapasitas kemampuan kita, misal kalau memang sekarang hanya mampu beli mobil Xenia, yah jangan memaksakan ke mobil Ferrari, sekarang hanya mampu beli rumah tipe 45, yah jangan memaksakan ke tipe 200, betul tidak? Kalau memaksakan, sama saja anda dengan panjang angan-angan, sama saja anda memblok otak alam bawah sadar anda. Misal, anda baru buka usaha dan mendapatkan profit sebesar 5 juta perbulan, dan anda belum pernah beli mobil, belilah sesuatu yang menurut anda mampu membelinya dengan berdo’a kepada Allah, misal mampu nya beli mobilio yah beli mobilio jangan memaksakan beli Ferrari, nanti otak alam bawah sadar anda pasti menolak keras hal itu, sehingga bisa menolak sumber-sumber yang lain, ini yang bahaya. Nah kalau sudah ada mobilio, mulai untuk berdo’a sesuatu yang lebih, yaitu Alphart atau Ferrari, itu baru boleh, itu yang disebut dengan proses, masih ingat dengan makna SUKSES yaitu SUKa proSES, tapi toh dengan berjalannya waktu dan anda merasa mampu dan layak untuk lebih baik dan finansial anda semakin OK, berdo’alah agar dapat yang lebih besar dan baik.

Lanjut ke Amal, banyak orang yang lupa dengan bagian ini, tentu saja, karena setiap amal ternyata ada fadhilahnya atau manfaatnya, misal perbanyak baca istighfar akan mengundang rezeki, perbanyak sedekah ternyata dapat melipatgandakan rezeki, perbanyak silaturahmi ternyata dapat melebarkan networking bukan no working, dan lain sebagainya, itu semua merupakan amal, dan sunnah dari Nabi kita Muhammad Sholallahu’alaihi Wasallam, konsep beramal inilah yang melahirkan anda ke kategori taqwa, bukankah Allah akan memudahkan urusannya bagi orang yang bertaqwa. Yuk simak di dalam al-qur’an (QS 65 :2 dan 3)

Sesiapa yang bertaqwa kepada Allah(dengan mengerjakan suruhan-Nya dan meninggalkan larangan-Nya), nescaya akan diberikannya kelapangan (jalan keluar dari segala perkara yang menyusahkannya). Dan diberikanya rezeki yang tidak disangka-sangka. Dan (ingatlah), sesiapa yang bertawakal (berserah diri bulat-bulat) kepada Allah, maka dicukupkan baginya (keperluan untuk menolong dan menyelamatkannya). Sesungguhnya Allah tetap melakukan segala yang di kehendaki-Nya. Allah telahpun menentukan kadar dan masa bagi berlakunya tiap-tiap sesuatu. (QS 65 : 2 dan 3)

Terakhir Ikhtiar, ikhtiar bisa juga disebut action, bedanya orang yang berhasil ikhtiarnya adalah mereka tidak menunda satu haripun, dan juga tidak pertanyakan satu hal pun. Ia tidak bermalas-malasan dihari libur, ia penuhi aktifitas yang bermanfaat.  Action , action dan action. Itu dia kuncinya.

Itu beberapa Pilar bom Sukses, mudah mudahan bermanfaat ya, jangan lupa di share agar orang lain mendapatkan manfaatnya. 😀
salam dari ane Didik Arwinsyah SEO

LEAVE A REPLY